Hal Penting dalam PNK

HAL-HAL PENTING DALAM KAITANNYA DENGAN PNK

Lima Serangkai : Anak-Guru-Orang tua-Lingkungan dan Film/TV

Anak

(tiga serangkai guru-murid-orang tua)
Pendidikan anak mulai sejak dalam kandungan
(Cerita Arjuna kepada Subadra yang sedang mengandung Abimanyu)
Suami perlakukan istri dengan kasih, ucapkan gayatri mantram kepada sang jabang bayi untuk memberikan getaran kesadaran Tuhan
Istri jangan marah pada saat menyusui
(cerita ibu yang marah sambil menyusui sehingga anaknya meninggal karena keracunan oleh marah itu sendiri).

Anak-anak sekarang adalah warga negara dan pemimpin di masa depan. Banyak tugas-tugas penting yang telah menunggunya. Anak-anak harus dipersiapkan dengan pendidikan keteladanan (cerita anak mencuri pisang)

Sifat anak yang ceria, suka bekerja sama menjadi tumpuan harapan dimasa depan. Dia adalah investasi kita yang tidak sia-sia.

Anak yang dididik dengan kekerasan, akan mengakibatkan anak brutal
Anak yang dididik dengan tekanan, akan rendah diri dan tidak
percaya diri
Anak yang dididik dengan manja dan dituruti segala kemauannya, akan otoriter
Anak yang dididik dengan banyak memberikan uang, akan boros
dan matrialisme
Anak yang dididik dengan kasih, akan bersifat toleran dan demokratis


Guru

Mengajar adalah profesi yang paling mulia
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa

Orang tua-dynamic parenting

Orang tua adalah guru yang pertama
Rumah adalah istananya, tempat belajar paling utama, dibesarkan dan awal dari dunia anak-anak yang tak terlupakan.
Orang tua jangan bertengkar di depan anak.



Lingkungan
Lingkungan amat berpengaruh terhadap pikiran dan perilaku anak.
Anak-anak harus diawasi dan hindarkan dari pergaulan yang salah


Film/TV

Film amat berpengaruh terhadap pikiran dan perilaku anak.
Acara TV banyak mendorong konsumerisme dan kriminal/ perselingkuhan.

Apa yang kita makan itulah pikiran kita
Bagaimana pikiran kita begitulah hidup kita
Hidup adalah refleksi pikiran

Kepemimpinan

Anak-anak adalah calon pemimpin, latih tentang ilmu dan aplikasi kepemimpinan
Inti sari kepemimpinan adalah karakter : human relations
Pemimpin yang baik-Rama-tidak mementingkan diri sendiri (selfless)
Pemimpin yang hebat-Rahwana-mementingkan diri sendiri (selfish)
Proses kepemimpinan adalah keteladanan : orang melihat contoh, bukan kata-kata

TO BE – MENJADI
TO DO – KERJAKAN
TO SEE – MENGAMATI/ KONTROL
TO TELL – KATAKAN

Pikiran
Pengendali aktifitas manusia adalah pikirannya.
Pikiran sadar : keadaan normal untuk belajar
Super sadar : sebagai kontrol – intuisi, dan
Bawah sadar : memori
PNK adalah persiapan alih generasi
Proses regenerasi adalah hukum alamiah
PNK mempersiapkan generasi muda yang cerdas dan hati penuh kasih dan peduli terhadap keharmonisan sosial dan lingkungan
Unity in divinity – persatuan dalam Tuhan
Unity in diversity – persatuan dalam perbedaan



HUBUNGAN KEPRIBADIAN DENGAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN

1. Kebenaran – intelektual

2. Tindakan Benar/kebajikan - fisik

3. Kedamaian -emosional

4. Kasih sayang –psikis/ kejiwaan

5. Tanpa kekerasan-spiritual

Mengembangkan intelektual anak dan mengajarkan menggunakan akal sehat serta membuat pertimbangan. Kebenaran mengembangkan daya ingat dan intuisi serta mendorong anak untuk menganalisis diri, daya ingat dipertajam melalui pengembangan ketenangan mental yang diperoleh dengan latihan DUDUK HENING

Kebajikan mengajarkan keterampilan etika seperti misalnya, kejujuran menghindari pertengkaran dan kesediaan bekerja sama. Tindakan benar juga mengajarkan keterampilan sosial misalnya kelakuan baik di sekolah, mengikuti petunjuk dan menghindarkan pemborosan.

Kebajikan, melatih alat-alat indra/ pancaran indria bekerja sesuai dengan aturannya, contoh : mulut, mata, tangan, kaki

Metode bermain peran, kata mutiara

Mengantarkan penggunaan panca indria secara seimbang. Kedamaian merupakan keseimbangan emosi. Keadaan ini meningkatkan kepercayaan diri, konsentrasi, keterampilan batin, ketenangan, dan keseimbangan. Tetapi dalam lingkungan dewasa ini semua kedamaian itu telah lenyap secara drastis duduk hening paling penting untuk menyeimbangkan emosi

Kasih sebagai pikiran adalah kebenaran, kasih sebagai tindakan adalah kebajikan, kasih sebagai perasaan adalah kedamaian, kasih sebagai pengertian adalah tanpa kekerasan. Kasih dipelihara melalui persahabatan, toleransi dan sikap suka menolong yang lain. Metodenya adalah bernyanyi bersama-sama, bernyanyi bersama membangkitkan dan membuka hati untuk saling mengasihi

Disini seorang menghayati kesatuan yang mendasar dan kemanunggalan segala ciptaan. Kita mempunyai hubungan langsung dengan segala ciptaan dalam alam semesta, panca maha buta ada dalam semua makhluk. Tanpa kekerasan baik dalam pikiran-perilaku/ perbuatan dan kata-kata merupakan wujud kasih sayang