Berpikir positive
Percaya diri
Introspeksi
Ketenangan batin
Kerendahan hati
2. Bercerita

Manfaat Bercerita
Mendorong timbulnya rasa ketertarikan yang murni
Mengembangkan kreatifitas
Merangsang imaginasi
Meningkatkan/ mendorong relaksi
Memberikan inspirasi
Unsur-unsur humor dan kegembiraan/ kesenangan
Menampakkan pengetahuan
3. Bernyanyi Bersama

Manfaat bernyanyi bersama
Menunjang kesehatan (pernapasan)
Menciptakan keharmonisan dan kerja sama
Memperkuat daya ingat
Membantu membangun karakter yang baik
Mendatangkan kebahagiaan bagi kelas
4. Permainan

Manfaat permainan
Menanamkan jiwa sportif
Membangun kerjasama
Merasakan kegembiraan bersama
Mengasah kecerdasan
5. Duduk Hening

Manfaat duduk hening
Daya ingat yang lebih baik
Mampu berkonsentrasi lebih baik
Merasa damai
Bersikap seimbang
Pengembangan diri
Mengembangkan intuisi
Percaya diri
Introspeksi
Ketenangan batin
Kerendahan hati
2. Bercerita
Manfaat Bercerita
Mendorong timbulnya rasa ketertarikan yang murni
Mengembangkan kreatifitas
Merangsang imaginasi
Meningkatkan/ mendorong relaksi
Memberikan inspirasi
Unsur-unsur humor dan kegembiraan/ kesenangan
Menampakkan pengetahuan
3. Bernyanyi Bersama
Manfaat bernyanyi bersama
Menunjang kesehatan (pernapasan)
Menciptakan keharmonisan dan kerja sama
Memperkuat daya ingat
Membantu membangun karakter yang baik
Mendatangkan kebahagiaan bagi kelas
4. Permainan

Manfaat permainan
Menanamkan jiwa sportif
Membangun kerjasama
Merasakan kegembiraan bersama
Mengasah kecerdasan
5. Duduk Hening

Manfaat duduk hening
Daya ingat yang lebih baik
Mampu berkonsentrasi lebih baik
Merasa damai
Bersikap seimbang
Pengembangan diri
Mengembangkan intuisi
Pendidikan sekarang mengembangkan intelektual dan keahlian tapi tidak bermanfaat banyak bagi pengembangan sifat-sifat baik apa gunanya segala ilmu pengetahuan di dunia ini, jika seseorang tidak memiliki karakter yang baik?
Bagaikan air yang tertuang ke selokan. Tidak ada gunanya jika ilmu pengetahuan berkembang tetapi hasrat/keinginan berlipat ganda. Hal ini hanya membuat seseorang menjadi seorang pahlawan/yang hebat (a hero) dalam perkataannya dan seorang yang tak berarti (a zero) dalam tindakannya
Orang tua masa kini bangun tidur (mengawali hari) dengan bertengkar. Bila orangtua terjaga dan tidur dengan saling mencaci-maki, maka anak-anak akan mengawali hari mereka dengan saling memukul.
Orang tua zaman sekarang harus merenungkan pemikiran-pemikiran suci yang dijunjung tinggi oleh para orang tua zaman dahulu. Atas segala perilaku buruk yang dilakukan oleh para pemuda sekarang, atas segala sifat mereka yang suka melawan dan tingkah buruk mereka, orang tualah yang bertanggung jawab. Jika orang tua baik, maka anak-anak tidak akan bersikap buruk. Meskipun orang tua kelihatannya bagaikan tak bersalah/berdosa bagaikan buah ara, mereka bertanggung jawab atas sikap buruk anak-anak mereka, seperti ulat-ulat yang ada dalam buah.
Sikap-sikap orang tua
Over-protection (perlindungan yang berlebihan) membuahkan anak yang kurang percaya diri.
Over-indulgence (terlalu menurut apa keinginan sang anak) membuahkan anak yang manja dan menuntut.
Over-anxiety (menuntut kesempurnaan anak terlalu banyak) membuahkan anak yang berpikir bahwa ia telah gagal.
Rejection (penolakan) membuahkan anak yang agreisf dan ska kekerasan.
